Daftar Blog Saya

Total Tayangan Halaman

Rabu, 17 November 2010

menghubungkan menggunakan wirelles

Access Point
Kemungkinan peralatan wireless LAN yang biasa bekerja seperti administrator wireless LAN.

Gambar 1.Access point diinstall dalam jaringan

Mode Access Point
Access point berkomunikasi dengan jaringan wireless dan jaringan kebel serta dengan accsess point yang lain. Ada 3 mode konfigurasi accsess point adalah :
• Rood Mode
• Repeater Mode
• Bridge Mode


Gambar 2. Access Point dalam Root Mode

Bridge Mode
Access point layaknya seperti jembatan wireless. Jembatan ini digunakan untuk dua link atau lebih segment wired bersama-sama dengan wireless.

Gambar 3. Access point dalam Mode Bridge

Repeater Mode
Access point mempunyai kemampuan untuk menyediakan up stream link wireless menjadi jaringan kabel seperti normalnya saluran kabel.

Gambar 4. Access point dalam mode repeater
Pilihan
• Fixed atau Datachable antenna
• Advanced filtering Capabilities
• Removable (modular) Radio Cards
• Variable Output Power
• Varied Types of Wired Connectivitivity

Fixed or Datachable Connectivity
Tergantung dari kebutuhan client, butuh pemilihan antara access pointdengan fixed antena atau data kabel.

Advance Filtering Capabilities
Filtering ini adalah tipe yang digunakan untuk mengeluarkan noise/pengganggu di jaringan wireless LAN. Protokol filtering mengikuti administrator untuk memutuskan dan mengontrol protokol yang seharusnya digunakan berseberangan dengan wireless link.

Removable (modular) radio cart
Beberapa industri menyarankan untuk menanmbah dan mengurangi radio ke dan dari built in slot PCMCIA dalam acess point. Beberapa access point mungkin hanya memiliki dua slot PCMCIA untuk fungsi yang kusus. Dengan dua slot radio dalam acsess point memperbolehkan satu card radio untuk bereaksi seperti acsess point dan carrd radio yang lainnya bertindak sebagai jembatan.



Variable oiutput power
Mengijinkan administrator untuk mengontrol daya yang digunakan acsess point unutk mengirim data.yang mana cotrol daya output dibutuhkan dibeberapa kondisi dimana node tujuan tidak dapat ditempati oleh acsess point. Jika daya output dalam acsess point dinaikkan dapat berpindah lebih cepat dari acsesspoint tanpa kehilangan koneksi.

Varied Types of Wired connection
Karena acsess point merupakan tipe peralatan yang mana client mberkomunikasi denga jaringan kabel backbone, maka administrator harus mengerti bagaimana koneksi acsess point ke jaringan kabel. Mengetahui desain jaringan dan konektivitas akan membantu mengurangi bottleneck dari acsess point dan akan mennghasilkan masalah yang lebih kecil terhadap peralatan malfungsional.

Configuration and management
Metode yang digunakan berVariasi dari masing-masing industri mengkonfigurasi acsess point dengan IP address selama pengenalan konfigurasi, jika admistrator membutuhkan untuk meriset peralatan biasanya menekan hardware riset dari unit.
Small office, Home office (SOHO)
• Filter MAC
• WEP (64- or 128-bit)
• USB atau konfigurasi interface console
• Simple built-in web server configuration interface
• Simple custom configuration application

Enterprise
• Advanced custom configuration application
• Advanced built-in web server configuration interface
• Akses Telnet
• Menejemen SNMP
• 802.1x/EAP
• RADIUS client
• VPN client dan server
• Routing (static/dynamic)
• Fungsional Repeater
• Fungsional Bridge

Mounting
• Menggunakan heavi duty zip ties untuk menaikkan access point ke kolom
• Jangan mengcover pencahayaan accsess point ketika mounting access point dengan zip ties.
• Menaikkan access point sehingga indikator cahaya dapat dilihat dari lantai.
• Label access point
• Beberapa access point dengan slide mount holes dan yang lainnya dapat dipisahkan dengan mounting kit atau frame yang menaikkannya.



Wireless bridge
Menyediakan koneksi antara sekmen wired LAN dan digunakan dalam komfigurasi point to point atau point to multipoint. Wireless bridge adalah half duplex hanya pada komunikasi wireless layer dua.


Gambar 5. point-to-point wireless bridge link

Mode Wireless Bridge
Mode wireless bridge terdiri atas :
• Mode Root
• Mode Non-root
• Mode Access Point
• Mode Repeater

Mode Root
Satu bridge dalam masing-masing root harus diset sebagai root bridge. Sebuah root bridge hanya dapat berkomunikasi dengan non-root bridge dan peraltan klien yang lain tidak dapat berhubungan dengan root bridge yang lain.

Gambar 6. Komunikasi root bridge dengan non-root bridge

Mode Non-Root
Wireless bridge menyertakan dalam mode non-root, dengan wireless ke wireless bridge yang berada dalam model root. Beberapa industri wireless bridge mendukung koneksi client ke mode non-root bridge dimana bridge tersebut berada dalam mode access point. Peralatan client berhubungan dengan AP (bridge dalam mode access point) dan bridge berkomunikasi dengan bridge
Ketika menggunakan protokol spanning tree, semua bridge non root harus memiliki koneksi ke bridge root.


Mode Access Point
Beberapa perusahaan mengambil administrator yang mampu menghubungkan client dengan bridge, yang sebenarnya hanya memberikan fungsional access point bridge.


Mode Repeater
Wireless bridges juga dapat dikonfigurasi seperti repeater, seperti gambar 7. Pada konfigurasi repeater, bridge akan diposisikan antara dua brindge yang lain untuk tujuan menambahkan panjang segment wireless bridge.



Ganbar 7. wireless bridge pada mode repeater
Wireless Workgroup Bridge
Perbedaan besar antara bridge dan work group bridge adalah wireless group sebagai perangkat client. Wireless Workgroup Bridge mampu mengumpulkan berbagai perangkat client wired LAN kedalam satu client wireless LAN kolektif.

Gambar 8. Wireless Workgroup Bridge diinstall pada jaringan
Perangkat Client Wireless LAN
Yang termasuk dalam perangkat ini adalah :
• PCMCIA dan Compact Flash Card
• Ethernet dan Serial Cinverters
• USB Adapter
• PCI dan ISA Adapter
Client wireless LAN adalah titik end-user seperti dekstop, laptop atau PDA memerlukan konektifitas wireless ke dalam infrastruktur jaringan wireless.



Wireless Residential Gateway
Perangkat yang didesain untuk hubungan small number node wireless untuk perangkat tunggal pada layer 2(wired dan wireless) dan layer 3 hubungan internet atau jaringan lainnya.

Gambar 9. Wireless residential gateway diinstall pada jaringan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar